FSPM bekerja sama dengan Mondiaal FNV mengadakan workshop marathon yang bertajuk “Kepemimpinan Perempuan dalam Serikat Pekerja” di berbagai Regional FSPM.
Data BPS pada Juni 2025, populasi penduduk Indonesia sebanyak 284,44 juta jiwa. Jumlah angkata kerja sebanyak 153,05 juta pekerja dengan prosentase sebesar 52,6% adalah pekerja Perempuan. Tingkat partisipasi Angkatan kerja sebesar 69,8% (data BPS 2024).
Pekerja
Perempuan di sektor formal sebesar 33%, selebihnya dalah pekerja/buruh informal
atau terinformalisasi.
Data pada
tahun 2022 sebanyak 7,51 juta pekerja (11,76% dari total pekerja) tergabung
dalam serikat pekerja/buruh di Indonesia, turun dari 7,53 juta pekerja pada
tahun 2021.
Pekerja
Muda dengan rentang usia 15-29 tahun berjumlah sekitar 44 juta dan hamper
setengahnya adalah Perempuan (49,5%) berdasarkan data Sakernas tahun 2021.
Dalam workshop marathon yang bertajuk “Kepemimpinan Perempuan dalam Serikat Pekerja” membahas dan mendisuksikan tentang peran perempuan dalam serikat pekerja sangat penting, diantaranya isu-isu terkait perannya adalah:
· Meningkatkan
Kesadaran dan Perspektif.
Perempuan membawa perspektif
unik yang dapat memperkaya diskusi dan solusi terkait isu-isu ketenagakerjaan,
khususnya yang mempengaruhi perempuan.
· Memperjuangkan
Kesetaraan Gender.
Kehadiran perempuan
memastikan suara mereka terdengar dan kebutuhan mereka terakomodasi dalam
serikat pekerja, sehingga memperjuangkan hak-hak seperti upah setara dan
perlindungan yang adil.
· Memperkuat
Solidaritas.
Keterlibatan perempuan
meningkatkan keanekaragaman pandangan dan memperkuat solidaritas di antara
semua pekerja, yang penting untuk mencapai tujuan serikat pekerja.
· Mengembangkan
Kebijakan Inklusif.
Perempuan membantu merancang
kebijakan yang lebih ramah keluarga, mendukung keseimbangan kerja-hidup, dan
memastikan tidak ada diskriminasi di tempat kerja.
· Membangun
Kesadaran Kritis.
Serikat pekerja dapat
menyelenggarakan pelatihan dan pendidikan untuk meningkatkan kesadaran
perempuan akan hak-hak mereka dan pentingnya partisipasi aktif.
· Mendorong
Kepemimpinan Perempuan.
Melalui pelatihan dan
advokasi, serikat pekerja dapat memperkuat kepemimpinan perempuan di semua
tingkatan, sehingga mereka dapat berkontribusi lebih besar dalam organisasi.
Workshop marathon
“Kepemimpinan Perempuan dalam Serikat Pekerja” dilaksanakan selama 2(dua) hari.
Hari pertama dihadiri oleh Komite Perempuan, sedangkan hari kedua dihadiri oleh
Komite Perempuan dan Ketua/Pengurus Serikat Pekerja Anggota (SPA).
Pelaksanaan
workshop di Jakarta pada tanggal 7-8 Juli 2025 bagi SPA-SPA di Regional
Jabodetabek dan Regional Jabar. Sedangkan pelaksanaan workshop di Yogyakarta
pada tanggal 5-6 Agustus 2025 bagi SPA yang berada wilayahnya di Regional
Jateng, Regonal DIY, dan Regional Jatim. Dan pelaksnaan workshop di Denpasar
pada tanggal 12-13 Agustus 2025 bagi SPA-SPA di Regional Bali dan Labuan Bajo.
Pelaksanaan di Jakarta
Pelaksanaan di Yogyakarta